Makna Lambang






Lambang Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS)  terdiri atas unsur-unsur yang memiliki arti sebagai berikut:
a.         Tiga bintang berwarna kuning kemesan sebagai simbol penghambaan diri kepada Alloh SWT melalui iman, ilmu dan amal soleh
b.        Warna merah putih sebagai simbol kecintaan dan komitmen terhadap NKRI yang diimplementasikan dengan semangat pengabdian untuk mengisi pembangunan serta kesejahteraan umat, masyarakat dan bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang diridhoi Allah SWT;
c.       Di bawah lambang warna merah putih tedapat tiga pilar yang mengkrucut segi tiga ke bawah disimbolkan sebagai ketaatan terhadap perintah Allah SWT melalui Al-Qur’an dan hadits. Proses ketaatan ini diimplementasikan melalui
Sebuah proses belajarn ilmu pengetahuan, baik pengetahuan agama Islam maupun ilmu pengetahuan saint dan teknologi.
Pada warna biru sebagai bentuk semangat menggali dan memperdalam ilmu pengetahuan sepanjang hayat.
Warna kuning yang berada ditengah yang mengkrusut ke bawah sebagai simbol semangat kemenangan dan keberhasilan dalam setiap usaha untuk menggali dan memperdalam ilmu pengetahuan, dan.
Warna hijau adalah simbol “Dinul Islam” untuk menjadi pedoman hidup dalam membanguan sebuah peradaban memanusiakan manusia kepada Alloh SWT.
d.        Pada bagian paling bawah, ada tiga lapisan warna hitam dan putih melambarkan lembaran buku tiga lapisan. Lapisan warna hitam pertama melambangkan tegaknya ilmu-ilmu tentang keagungan Alloh SWT. Sebagai sumber dari segama sumber ajaran yang paling hakiki. Warna hitam yang kedua, adalah simbol ilmu tentang ilmu yang bersumber dari manusia. Manusia diberi akan pikiran oleh Alloh SWT, maka dengan akal dan pikiran itulah manusia menjadi satu-satunya makluk ciptaan Alloh SWT yang berbudaya. Sehingga manusia diberi tanggungjawab oleh Alloh senagai khalifah di muka bumi. Dan warna hitam yang ke tiga adalah melambangkan tentang ilmu-ilmu kealaman datang dari bumi yang harus tetap dicari dan dipelihara agar memberi kemanfaatan dan kesejeheraan bagi semua ummat manusia.